JANGAN LUPA MEMBACA

Ketahuilah sesungguhnya hari mencakup jam, dan setiap jam mencakup hembusan nafas, dan setiap hembusan nafas adalah bekal.
Maka dari itu, hati-hatilah jangan sampai saat menghembuskan nafas
tidak melakukan hal-hal yang bermanfaat. Maka pada hari kiamat kamu
akan menyaksikan dirimu hanya sebuah tempat yang kosong dan kamu akan menyesal.

Janganlah menyia-nyiakan waktumu kecuali sebisa mungkin kamu berusaha berbuat kebajikan. Jangan biarkan dirimu tidak melakukan pekerjaan apa pun. Dan hendaklah kamu membiasakan diri beramal kebajikan dan terus-menerus memperbaikinya. Semoga saja amal
kebajikan itu menjadi simpanan amal kita saat di kubur dan akan
membahagiakan kita saat hari kiamat tiba.

Dalam waktu satu menit, sebenarnya Anda dapat membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 15 kali . Rasulullah bersabda,
“Demi Dzat yang menguasai diriku, sesungguhnya nilai surat Al-Ikhlas
serupa dengan sepertiga Al-Qur’an.” (HR. Bukhari)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca surat Fatihah sebanyak lima
kali . Rasulullah pernah berkata kepada Ibnu Ma’ali,
“Aku hendak mengajarimu sebuah surat yang nilainya lebih utama di
antara surat-surat yang ada dalam Al-Qur’an.” Kemudian beliau
melanjutkan, “(Yaitu) bacalah ‘alhamdulillahi rabbi alamîn’, yaitu
surat Al-Fatihah, dan Al-Qur’an yang diturunkan kepadaku.” (HR.
Bukhari)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa
bihamdihi, subhanallah al-azhîm” sebanyak 50 kali . Rasulullah pernah
bersabda, “Dua kalimat yang ringan di lisan dan berat di timbangan, dan
dua-duanya disenangi oleh Allah, yaitu kalimat ‘subhanallah wa
bihamdihi, subhanallah al-azhîm’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat ” subhanallah wa
bihamdihi ‘adada khalqihi wa ridha nafsihi wa zinata ‘arsyihi wa
midada kalimâtihi” sebanyak 10 kali.

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca shalawat atas Nabi sebanyak 20 kali, di mana bacaan itu sama halnya Anda membaca shalawat atas Nabi sebanyak 200 kali.

Dalam waktu satu menit, Anda bisa memohon ampunan / Istigfar kepada Allah lebih dari 70 kali .
Memohon ampun kepada Allah dapat menyebabkan terhapusnya dosa, masuk surga, menghilangkan malapetaka, memudahkan segala urusan, mendapat karunia baik berupa harta maupun anak-anak.

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “lâ ilâha illa Allah
wahdahu la syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli
syai qadir” sebanyak 20 kali . Rasulullah bersabda,
“Barang siapa yang membaca kalimat ‘lâ ilâh illa Allah wahdahu la
syarîkalah lahu al-mulk wa lahu al-hamd wa huwa ala kulli syai qadir’
sebanyak 10 kali, maka dia seperti seseorang yang telah memerdekakan
empat jiwa dari seorang anak seperti Nabi Ismail.” (HR. Bukhari dan
Muslim)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “la haula wa la
quwata illa billahi” sebanyak 40 kali . Diriwayatkan dari Abu Musa,
bahwa Rasulullah pernah bersabda kepadanya,
“Tidakkah kamu ingin aku beritahukan tentang harta simpanan di antara
harta simpanan yang terdapat di surga?” Abu Musa menjawab, “Baiklah,
wahai Rasulullah.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Bacalah kalimat ‘la
haula wa la quwwata illa billahi’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam waktu satu menit, Anda bisa membaca kalimat “subhanallah wa
bihamdihi” sebanyak 100 kali . Rasulullah bersabda,
“Barang siapa yang membaca kalimat ‘subhanallah wa bihamdihi’ sebanyak
100 kali dalam sehari, maka dosa-dosanya akan dilebur, walaupun
dosa-dosanya seperti buih air laut.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Jadi, dalam waktu satu menit pula, sebenarnya Anda bisa mencegah
kemungkaran dengan hikmah dan tutur kata yang baik. Atau menganjurkan berbuat kebajikan, mementingkan arti sebuah nasehat untuk sahabat, turut berbelasungkawa atas seseorang yang ditimpa musibah, menyingkirkan benda yang menghalang-halangi jalan umum… Semua ini termasuk jenis amal kebajikan.

Dalam waktu satu menit, bisa jadi Anda dapat menggapai ridha Allah.
Maka Allah akan mengampuni dosa-dosa Anda, dan waktu satu menit itu
merupakan bekal Anda saat hari kiamat tiba

Sumber: Kubisikkan Pesan Cinta Untukmu,

DR. Hasan Syamsi Basya. MIRQAT
Publishing

Written by: Abu Fathimah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: